GORONTALO – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Gorontalo kembali menggelar agenda rutin Pengajian Bulanan yang bertempat di lingkungan kampus pada Jum’at, 17 April 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi civitas akademika untuk memperkuat nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) di lingkungan fakultas.
Menjaga Diri dari Kedzaliman
Pada kesempatan kali ini, FKIP UM Gorontalo menghadirkan Drs. Yusnan Yusuf Ekie, M.Pd sebagai penceramah utama. Dalam tausiyahnya, beliau menekankan betapa krusialnya bagi setiap individu untuk menjaga sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari.
Beliau mengingatkan bahwa bentuk kedzaliman yang paling berbahaya terkadang bukan kepada orang lain, melainkan kepada diri sendiri.
“Penting bagi kita untuk menjaga setiap tindakan agar tidak mendzolimi diri sendiri. Hal ini bermula dari bagaimana kita menjaga hati dan kejujuran dalam bersikap,” ujar Drs. Yusnan.
Jangan Menjadi Budak Hawa Nafsu
Lebih lanjut, Drs. Yusnan juga memberikan pesan mendalam mengenai orisinalitas pemikiran dan pengendalian diri. Beliau menghimbau agar manusia tidak mudah terombang-ambing oleh pikiran orang lain tanpa filter yang jelas, serta tidak terjebak dalam pusaran hawa nafsu semata.
Menurutnya, mengikuti hawa nafsu tanpa landasan iman hanya akan menjauhkan manusia dari keberkahan ilmu dan ketaatan kepada Allah SWT.
Komitmen Penguatan Karakter AIK
Kegiatan pengajian ini bukan sekadar rutinitas formalitas. Pihak Dekanat FKIP disampaikan langsung Oleh Prof. Dr. H. Abd. Hamid Isa, M.Pd menegaskan bahwa agenda bulanan ini merupakan pilar utama dalam:
Mendukung visi universitas dalam penguatan nilai Islami.
Mempererat ukhuwah antar dosen, staf, dan mahasiswa.
Menanamkan ideologi Kemuhammadiyahan yang berkemajuan.
“Kami berkomitmen untuk terus melanjutkan kegiatan pengajian rutin bulanan ini. Selain sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan ideologi Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, forum ini sangat baik dalam mempererat tali silaturahmi serta menjaga kekompakan kita di lingkungan FKIP,” tegas Dekan FKIP UMGO.
Dengan adanya pengajian rutin ini, diharapkan seluruh civitas akademika FKIP Universitas Muhammadiyah Gorontalo tidak hanya unggul dalam bidang akademik (intelektual), tetapi juga memiliki kedalaman spiritual yang kokoh.


